Across
- 2. Kemampuan kawasan agropolitan untuk berkembang secara berkelanjutan dengan menjaga keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup
- 7. Tingkatan pusat pelayanan dari yang kecil (desa) hingga besar (kota metropolitan)
- 9. Jarak maksimum yang bersedia ditempuh konsumen untuk mendapatkan barang atau jasa
- 13. Wilayah yang terdiri dari desa-desa dengan potensi pertanian yang dikembangkan secara terintegrasi
- 15. Pola wilayah berbentuk lingkaran yang menggambarkan jenis pertanian menurut jarak dari pusat pasar
- 16. Produk pertanian unggulan yang menjadi basis ekonomi lokal dan memiliki nilai jual serta potensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan
- 17. Wilayah yang menjadi pusat pengembangan ekonomi berbasis pertanian dalam teori agropolitan
- 18. Fasilitas pendukung seperti jalan, listrik, dan air yang penting bagi industri
- 19. Dampak lingkungan dari kegiatan industri yang memengaruhi pemilihan lokasi
- 20. Faktor penting dalam menentukan lokasi pertanian karena memengaruhi biaya distribusi hasil
Down
- 1. Strategi pertanian dengan menanam berbagai jenis tanaman untuk mengurangi risiko
- 3. Tokoh utama dalam teori lokasi industri yang menekankan biaya transportasi, tenaga kerja, dan aglomerasi
- 4. Bentuk ideal distribusi tempat sentral agar efisien dan tidak tumpang tindih
- 5. Daerah sekitar tempat sentral yang bergantung pada layanan dari pusat tersebut
- 6. Total biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan produk pertanian
- 8. Jumlah minimum penduduk yang dibutuhkan agar suatu layanan atau bisnis dapat bertahan
- 10. Tokoh yang mengembangkan teori lokasi pertanian berdasarkan jarak dari pasar
- 11. Kawasan yang menjadi fondasi ekonomi masyarakat pedesaan, dengan fokus pada peningkatan produktivitas dan nilai tambah
- 12. Pengelompokan industri di satu wilayah untuk efisiensi dan penghematan biaya
- 14. Dukungan dari pemerintah berupa pajak rendah, lahan murah, atau fasilitas untuk menarik industri
