Across
- 2. – Tahap manusia berusia 12–18 tahun.
- 3. – Proses bertambahnya ukuran tubuh yang dapat diukur secara kuantitatif.
- 6. – Hormon tiroid yang membantu metabolisme dan pertumbuhan.
- 7. – Fase kumpulan sel padat hasil pembelahan zigot.
- 8. – Masa munculnya ciri kelamin sekunder.
- 10. – Hormon adrenal yang berlebihan dapat menghambat pertumbuhan.
- 14. – Fase embrio yang terbentuk setelah morula.
- 16. – Proses bertemunya sel sperma dan sel telur.
- 17. – Organ penghasil IGF-1.
- 21. – Hormon kelamin utama pada perempuan.
- 22. – Zat kimia dalam tubuh yang mengatur berbagai proses pertumbuhan.
- 25. – Tahap manusia berusia 0–2 tahun.
- 26. – Sel pertama hasil pembuahan.
- 27. – Singkatan dari Growth Hormone.
- 28. – Kelenjar penghasil hormon pertumbuhan.
- 29. – Tahap setelah telur pada metamorfosis sempurna.
- 32. – Tahap manusia berusia 1–12 tahun.
- 34. – Tahap dewasa pada serangga hasil metamorfosis.
- 35. – Faktor eksternal yang sangat memengaruhi pertumbuhan tubuh.
- 37. - hormon yang mengatur laju perkembangan larva menuju imago
- 38. – Hormon yang mengatur kadar gula darah.
Down
- 1. – Kelenjar penghasil hormon insulin.
- 4. – Perubahan bentuk tubuh hewan selama pertumbuhan.
- 5. – Sifat perkembangan yang tidak dapat diukur dengan angka.
- 9. - Hormon yang memicu pergantian kulit dan pembentukan kepompong
- 11. – Tahap perkembangan setelah gastrula.
- 12. – Sifat pertumbuhan yang dapat diukur dengan angka.
- 13. – Tahap kepompong sebelum menjadi dewasa.
- 15. – Proses menuju kedewasaan yang bersifat kualitatif.
- 18. – Kelenjar yang membantu mengatur kadar kalsium.
- 19. – Faktor internal yang menentukan potensi dasar pertumbuhan.
- 20. – Hormon kelamin utama pada laki-laki.
- 23. – Tahap setelah telur pada metamorfosis tidak sempurna.
- 24. – Tahap manusia berusia 18–60 tahun.
- 30. – Tahap manusia setelah usia 60 tahun.
- 31. – Kelenjar penghasil hormon tiroksin.
- 33. – Tahap perkembangan janin setelah embrio.
- 36. – Hormon yang diproduksi hati karena rangsangan GH.
