TTS B

12345678910111213141516171819
Across
  1. 3. Salah satu teknik pembuatan gambar dengan cara menggambarkan secara keseluruhan dari suatu benda dalam bentuk bidang dengan cara dihitamkan.
  2. 5. Gaya lukis yang menekankan pada keelokan dan suasana kehidupan bangsa Indonesia dengan alamnya yang subur dan masyarakatnya yang tentram.
  3. 6. Bahan pelapis yang digunakan setelah gambar dianggap selesai.
  4. 7. Peralatan pameran yang digunakan untuk meletakkan karya seni tiga dimensi, seperti patung, keramik atau kriya.
  5. 8. Teknik yang menggunakan cetakan yang ditangkupkan dan dapat dibuka sehingga setelah dingin cetakan tersebut dapat dibuka, maka keluarlah benda yang dikehendaki.
  6. 10. Pembuatan patung yang menggambarkan bagian dada atau bentuk dada dan kepala.
  7. 11. Salah seorang pelopor dari Jerman yang berjasa dalam penemuan seni mencetak.
  8. 13. Warna yang dihasilkan dari campuran naphtol AS-BO dan garam Yellow GC.
  9. 14. Bahan atau media gambar yang terbuat dari sejenis kapur yang mengandung minyak dan pewarna serta memiliki sifat yang lembut (soft).
  10. 16. Motif yang terbentuk dari huruf "T" dengan susunan bolak-balik bersinambungan.
  11. 17. Tipe screen yang banyak digunakan untuk mencetak pada permukaan bahan serat (fiber), formika, dan imitasi.
  12. 18. Salah satu daerah penghasil batik dengan motif batik gajah uling, dengan dasar kain berwarna putih.
Down
  1. 1. Salah seorang pelukis di Indonesia yang salah satu lukisannya berjudul "Halimah Gadis Aceh".
  2. 2. Keramik yang memiliki suhu matang sekitar 1200 derajat celsius. Jenis ini memiliki daya serap antara 2–5% dan memiliki kekerasan seperti halnya batu.
  3. 3. Daerah di Cirebon yang terkenal sebagai penghasil gerabah.
  4. 4. Lukisan Leonardo da Vinci yang menghiasi gereja Santa Maria Delle Grazie di Milan (Italia).
  5. 9. Teknik yang digunakan untuk menggambarkan benda sehingga tampak wajar, sesuai dengan pandangan mata.
  6. 12. Seni grafis cetak yang dikembangkan di Jerman sekitar 1430 dari ukiran halus yang digunakan oleh para tukang emas untuk mendekorasi karya mereka.
  7. 15. Penemu teknik ini adalah Daniel Hopfer (sekitar 1470–1536) dari Augsburg, Jerman.
  8. 19. Lukisan yang teknik melukisnya dikerjakan dengan teknik tempera yang dibuat pada saat tembok masih dalam keadaan basah, kemudian dilapisi dengan “lepa” sehingga catnya mudah meresap dan tahan lama.