TTS BAHASA INDONESIA

1234567891011121314151617181920212223242526272829303132333435363738394041424344454647484950515253545556575859
Across
  1. 1. — Kecaman atau tanggapan yang disertai uraian dan pertimbangan baik buruk terhadap suatu karya.
  2. 4. — Alasan yang dipakai untuk memperkuat atau menolak suatu pendapat.
  3. 10. — Keadaan atau peristiwa yang merupakan kenyataan; sesuatu yang benar-benar ada.
  4. 14. — Bagian munculnya masalah atau puncak permasalahan dalam cerita.
  5. 15. — Bersifat memberikan inspirasi atau ilham bagi pembaca/pendengar.
  6. 17. — Gaya bahasa kiasan untuk menghidupkan efek tertentu (misal: metafora, personifikasi).
  7. 22. — Pernyataan utama atau posisi penulis dalam awal teks eksposisi atau debat.
  8. 23. — Pengenalan tokoh, latar, dan awal mula kejadian dalam struktur cerita.
  9. 25. — Bagian awal dari teks cerita inspiratif yang berisi gambaran umum. (tambahan variasi teks)
  10. 26. — Bagian pendahuluan atau kata pendahuluan dalam drama atau karya sastra.
  11. 27. — Rumus atau aturan yang menjadi patokan (misal: kaidah kebahasaan).
  12. 29. — Pemberitahuan; kabar atau berita tentang sesuatu.
  13. 30. — Susunan atau bangunan bagian-bagian teks yang membentuk kesatuan utuh.
  14. 33. — Jenis surat atau media yang menggunakan alat aliran listrik (misal: surel).
  15. 36. — Hasil ciptaan atau buatan (misal: karya sastra, karya ilmiah).
  16. 38. — Karya sastra lama Melayu berbentuk prosa yang berisi cerita undang-undang atau sejarah.
  17. 40. — Percakapan antara dua orang atau lebih dalam naskah drama atau cerita.
  18. 42. — Motto atau frasa pendek yang dipakai dalam bidang politik, komersial, dan lainnya untuk mudah diingat.
  19. 44. — Pandang posisi pengarang dalam membawakan suatu cerita (misal: sudut pandang orang pertama).
  20. 46. — Cerminan, pantulan, atau ungkapan kesan setelah mempelajari sesuatu.
  21. 51. — Tanya jawab dengan seseorang yang diperlukan tolak ukur informasinya (narasumber).
  22. 52. — Simpulan berdasarkan data atau informasi yang tersedia.
  23. 53. — Sistem lambang bunyi yang arbitrer yang digunakan oleh anggota masyarakat.
  24. 54. — Kegiatan menuangkan gagasan ke dalam bentuk tulisan.
  25. 55. — Keterangan mengenai tempat, waktu, dan suasana terjadinya peristiwa dalam cerita.
  26. 57. — Bagian penutup yang berisi kesimpulan atau pelajaran moral dari sebuah cerita.
  27. 58. — Cerita bergambar yang umumnya mudah dicerna dan lucu.
Down
  1. 2. — Berita pesanan untuk mendorong dan membujuk khalayak ramai agar tertarik pada barang/jasa.
  2. 3. — Pertimbangan atau pembicaraan tentang suatu buku (ulasan buku).
  3. 5. — Kalimat yang memiliki kemampuan menimbulkan kembali gagasan pada pendengar atau pembaca.
  4. 6. — Amanat atau nasihat yang disampaikan pengarang melalui karyanya.
  5. 7. — Teks atau cerita yang memaparkan rangkaian kejadian secara kronologis.
  6. 8. — Adu argumen antara dua pihak atau lebih secara perorangan maupun kelompok.
  7. 9. — Pemasukan atau pengenalan hal-hal baru; pembaruan.
  8. 11. — Rangkaian peristiwa yang menjalin suatu cerita (sinonim: plot).
  9. 12. — Pengungkapan pikiran dalam bentuk kata-kata yang ditujukan kepada orang banyak.
  10. 13. — Bentuk puisi lama yang terdiri atas sampiran dan isi dengan rima a-b-a-b.
  11. 15. — Gambar, foto, atau lukisan untuk memperjelas isi buku, karangan, dan sebagainya.
  12. 16. — Cerita singkat yang menarik karena lucu dan mengesankan, biasanya mengenai orang penting.
  13. 18. — Lukisan pasang surut suatu keadaan dengan garis atau gambar (data visual).
  14. 19. — Ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait.
  15. 20. — Tanda khas yang membedakan sesuatu dari yang lain.
  16. 21. — Rekaan; khayalan; cerita yang tidak berdasarkan kenyataan sebenarnya.
  17. 24. — Cetakan yang berisi keterangan tentang suatu perusahaan atau produk (media informasi).
  18. 28. — Keterangan, petunjuk, atau fakta yang menguatkan kebenaran suatu pernyataan.
  19. 31. — Bagian pemecahan masalah dalam struktur teks cerita inspiratif atau cerita pendek.
  20. 32. — Teks yang menggambarkan objek secara jelas dan rinci berdasarkan penginderaan.
  21. 34. — Puncak ketegangan atau titik tertinggi dalam alur cerita.
  22. 35. — Hasil pemikiran atau ide pokok yang mendasari suatu paragraf.
  23. 37. — Peringkasan atau inti dari sebuah teks laporan atau rekon.
  24. 39. — Pokok pikiran atau dasar cerita yang diangkat oleh pengarang.
  25. 41. — Kepala karangan, buku, atau bab yang menyiratkan maksud atau isi tertentu.
  26. 43. — Pendapat, pikiran, atau pendirian seseorang terhadap sesuatu.
  27. 45. — Penilaian atau kupasan mendalam terhadap suatu karya (sinonim resensi).
  28. 47. — Sarana komunikasi tertulis untuk menyampaikan informasi kepada pihak lain.
  29. 48. — Daftar buku, barang dagangan, atau daftar nama lain yang tersusun secara sistematis.
  30. 49. — Pengulangan bunyi yang berselang, baik di dalam larik sajak maupun pada akhir larik.
  31. 50. — Komposisi syair atau prosa yang diharapkan dapat menggambarkan kehidupan dan watak melalui akting.
  32. 56. — Pelaku yang memegang peran penting dalam suatu cerita atau drama.
  33. 59. — Kata atau ungkapan penghubung antar-kata, frasa, klausa, atau kalimat.