Across
- 6. Kata ganti dari orang atau benda.
- 7. Kegiatan berunding atau tawar-menawar untuk mencapai kesepakatan atau persetujuan bersama antara beberapa pihak.
- 9. Vebra yang mengutarakan suatu respons atau reaksi individu terhadap sebuah sikap, kondisi, atau pengalaman tertentu.
- 11. karya sastra yang menyampaikan perasaan dan isi hati dimana penulisannya terikat oleh aturan.
- 12. Pemilihan kata yang dilakukan penyair untuk mempermudah pemaknaan atau memperindah kata.
- 17. Pola penalaran dari umum ke khusus, letak ide pokoknya mengikuti keberadaan kalimat utama yaitu pada awal paragraf.
- 20. yang mempunyai gagasan pokok, ide pokok, pikiran pokok, ataupun ide utama pada satu paragraf.
- 23. Sebuah tulisan yang isinya memaparkan tentang kisah kehidupan seseorang yang ditulis oleh orang lain
- 25. Bentuk surat niaga yang penempatan bagian surat lurus penuh di sebelah kiri.
- 27. Gaya bahasa dalam sastra yang digunakan untuk menyampaikan makna atau perasaan melalui penggunaan bahasa yang indah, imajinatif, dan kreatif atau berupa kiasan.
- 28. Jenis alur yang menampilkan peristiwa secara runtut mulai dari awal, tengah sampai akhir. Biasa digunakan pada cerita rakyat.
- 30. Konjungsi yang berhubungan antara 1 waktu dengan waktu berikutnya.
- 32. Unsur yang memuat cerita tentang keluarbiasaan seseorang tokoh cerita sehingga terasa tidak logis bagi sebagian orang namun dianggap logis bagi sebagian orang lagi.
- 34. Kumpulan kata yang terbentuk menjadi sebuah kalimat dengan sifat apa adanya, jujur, dan tidak bertele-tele.
- 35. Cerita rakyat pada zaman dahulu yang berhubungan dengan peristiwa sejarah mengenai asal usul tempat yang dibumbui dengan keajaiban, kesaktian, maupun keistimewaan tokohnya.
- 37. Cerita yang berpusat pada lingkungan istana kerajaan, sehingga dalam cerita terdapat istilah-istilah yang ada dalam istana dan kerajaan.
- 38. Penggunaan kata-kata dengan cara yang menyimpang makna untuk menjelaskan atau menyampaikan makna yang rumit sehingga mudah untuk dibayangkan.
- 39. Bentuk surat niaga yang penempatan bagian surat setengah lurus dan tidak ada longkapan.
Down
- 1. Verbra yang menggambarkan aktivitas secara fisik.
- 2. Sebuah topik yang menjadi pokok atau inti pengembangan suatu paragraf.
- 3. Tulisan atau karya sastra berbentuk cerita yang disampaikan menggunakan narasi.
- 4. Kata hubung yang menghubungkan dua kata, klausa, kalimat, atau paragraf.
- 5. Gaya bahasa yang mengandung pernyataan dengan cara melebih-lebihkan sesuatu dari yang sebenarnya.
- 8. Majas yang membandingkan suatu hal dengan hal hainnya secara eksplisit menggunakan kata penghbung atau kata pembanding.
- 10. Gambaran dalam otak kita seakan-akan kita merasakan berbagai rasa atau hal sebagaimana yang tercantum dalam puisi.
- 11. Kalimat yang bertujuan membujuk, menarik perhatian, atau memengaruhi, disebut kalimat
- 13. Pola penalaran dari khusus ke umum, letak ide pokoknya mengikuti keberadaan kalimat utama yaitu pada akhir paragraf.
- 14. Baris dalam puisi
- 15. Amanat dalam sebuah cerita ataupun karya lainnya yang ingin disampaikan oleh pengarang kepada pembaca.
- 16. kalimat yang mempunyai gagasan pokok, ide pokok, pikiran pokok, ataupun ide utama pada satu paragraf.
- 18. Paparan suatu cerita yang berisi berbagai kejadian/peristiwa saat tokoh mengalami masalah, memecahkan masalah, proses karier, peristiwa menyenangkan, menegangkan, menyedihkan, atau mengesankan.
- 19. Puncak proses negosiasi dalam penawaran terjadi proses perundingan untuk menghasilkan kesepakatan yang menguntungkan.
- 21. Cerita rakyat yang dianggap benar-benar terjadi dan dianggap suci atau sakral.
- 22. Posisi pengarang dalam menuangkan kisahnya.
- 24. Makna yang memiliki arti yang tidak sebenarnya (memiliki makna lain}, dimana seseorang harus menerka maksud dari kata tersebut.
- 26. Bunyi yang ditimbulkan oleh huruf atau kata untuk memperindah puisi dan menggambarkan perasaan pengarang.
- 29. Kalimat pernyataan yang menyatakan suatu informasi atau berita, disebut kalimat
- 31. Kalimat yang diucapkan penutur melalui dialog. Umumnya ditandai dengan tanda kutip.
- 33. Kata yang menjelaskan atau membuat kata benda atau kata ganti orang lebih spesifik.
- 36. Majas yang menyebut seseorang berdasarkan ciri atau sifatnya yang menonjol.
