Across
- 4. – Dugaan sementara yang harus dibuktikan dalam karya tulis ilmiah.
- 5. – Karya tulis yang dibuat sesuai dengan aturan baku
- 9. – Perwujudan perasaan melalui wajah atau mimik
- 12. – Informasi yang disajikan karya tulis ilmiah harus berdasarkan fakta
- 13. – Bagian awal karya tulis ilmiah yang mencerminkan isi keseluruhan tulisan.
- 14. – Gaya bahasa melebih-lebihkan sesuatu
- 15. – Bagian yang menjelaskan cara penelitian dilakukan
- 16. – Teknik pengumpulan data yang melibatkan pengamatan dan pencatatan perilaku subjek penelitian secara langsung
- 18. – Cara penelitian yang melibatkan percobaan untuk menguji hipotesis atau membuktikan teori
- 19. – Perlengkapan adegan
- 20. – Isi karya tulis ilmiah harus sesuai dengan logika dan akal sehat
- 21. – Variasi tinggi-rendah nada suara yang menciptakan “lagu” dalam kalimat
- 23. – Karya tulis yang memadukan gaya bahasa formal dengan penyampaian lebih sederhana
- 24. – Penelitian yang menggunakan data numerik dan analisis statistik
- 25. – Pakaian tokoh saat pementasan
- 26. – Empat baris per bait dengan rima a-a-a-a
- 29. - Hasil pengukuran dalam penelitian
- 30. – Cara mengucapkan bunyi bahasa
- 32. – Gaya bahasa yang menggunakan ungkapan kiasan untuk menyampaikan makna atau perasaan dengan cara menarik.
- 33. – Puisi tradisional Indonesia empat baris per bait dengan pola sajak a-b-a-b
- 34. – Pengantar cerita di awal sebuah karya sastra
- 37. – Memiliki dua baris per bait dengan irama sama; baris pertama berisi sebab dan baris kedua berisi akibat
- 42. – Perbandingan dua hal dengan kata “seperti”
- 43. - Metode penelitian kualitatif yang berfokus pada studi mendalam kasus tertentu
- 44. – Orang yang berperan di panggung
- 45. – Penelitian yang menggunakan data narasi dan analisis interpretatif untuk memahami makna dan konteks
- 46. – Pertunjukan seni di atas panggung
- 47. – Bagian karya tulis ilmiah yang berisi ringkasan isi penelitian.
Down
- 1. – Tokoh utama cerita yang memiliki sifat baik dan disukai
- 2. – Pertentangan yang menjadi inti dari alur cerita drama.
- 3. – Tempat berlangsungnya pertunjukan.
- 6. – Orang yang mengarahkan film sesuai naskah
- 7. – Bagian yang berisi latar belakang masalah
- 8. – Kata yang penggunaannya sesuai dengan kaidah atau pedoman yang telah ditetapkan
- 10. – Gaya bahasa yang memberi sifat manusia pada benda mati
- 11. – Puncak ketegangan konflik
- 17. – Gaya bahasa dalam puisi yang membandingkan dua hal tanpa kata pembanding.
- 21. – Karya tulis yang dibuat berdasarkan prinsip-prinsip ilmiah dan penalaran logis untuk menyajikan gagasan secara sistematis
- 22. – Teks lengkap yang menjadi panduan pementasan drama.
- 26. – Puisi yang mengandung sindiran
- 27. – Percakapan antar pemeran
- 28. – Drama yang mengandung tangis dan kesedihan
- 31. – Tokoh yang berlawanan dengan protagonis, seringkali memiliki sifat jahat
- 35. – Kata yang tidak bersifat pribadi atau tidak berkaitan dengan seseorang
- 36. – Salah satu ciri karya tulis ilmiah
- 38. – Ucapan atau pengucapan sajak
- 39. – Menyebarluaskan pengetahuan baru, melatih keterampilan berpikir kritis dan analitis.
- 40. – Pola bunyi di akhir baris puisi
- 41. – Karya ilmiah dengan gaya bahasa mudah dipahami khalayak umum meski tetap mengikuti prinsip ilmiah
- 48. – Perasaan atau suasana batin yang ingin disampaikan penyair dalam puisi.
