Across
- 1. Agen sosialisasi sekunder yang berupa kelompok teman sebaya atau sahabat dekat yang sangat memengaruhi perilaku remaja.
- 3. Hukuman, denda, atau imbalan yang diberikan kepada seseorang agar mematuhi aturan dan norma sosial yang berlaku.
- 5. Proses penyebaran unsur-unsur kebudayaan, ide, atau teknologi dari satu individu/kelompok ke kelompok lainnya.
- 9. Tindakan penolakan, keengganan, protes tersembunyi, atau penghalangan terhadap pihak lain yang dilakukan secara rahasia.
- 11. Institusi sosial formal yang bertugas menyelenggarakan pendidikan, pengajaran, serta pembentukan karakter generasi muda.
- 13. Bentuk interaksi disosiatif berupa persaingan sehat antarpihak untuk meraih prestasi, keuntungan, atau kemenangan tanpa kekerasan.
- 18. Kemajuan atau arah perubahan sosial yang membawa dampak positif, perbaikan, dan keuntungan bagi kehidupan masyarakat.
- 19. Kebiasaan sosial atau tata kelakuan yang bersifat kekal serta menyatu kuat dengan pola perilaku adat masyarakat setempat.
- 24. Kondisi pertentangan terbuka atau benturan fisik akibat ketidaksesuaian nilai dan tujuan antar-anggota masyarakat.
- 26. Bentuk interaksi asosiatif berupa usaha bersama antara individu atau kelompok untuk mencapai tujuan bersama yang disepakati.
- 27. Institusi sosial yang mengatur tata cara pemenuhan kebutuhan materi, seperti produksi, distribution, dan konsumsi barang atau jasa.
- 29. Proses sosialisasi yang terjadi di luar lingkungan keluarga inti, seperti di sekolah, tempat kerja, atau lingkungan bermain.
- 31. Pihak yang mengawali, membuat, atau mengirimkan pesan dalam sebuah proses komunikasi.
- 34. Penyelesaian sengketa atau konflik sosial melalui jalur pengadilan hukum yang sah secara formal.
- 35. Istilah untuk pergerakan, perubahan, pergantian, atau perkembangan yang terjadi di dalam struktur masyarakat dari waktu ke waktu.
- 36. Norma yang bersumber dari dalam hati nurani manusia mengenai baik atau buruknya suatu tindakan moral.
- 39. Bentuk sosialisasi yang diterima individu pada tahap awal masa kanak-kanak di lingkungan dalam rumah.
- 41. Pihak yang menerima, membaca, atau mendengarkan pesan yang disampaikan dalam komunikasi.
- 44. Pembauran dua kebudayaan yang berbeda sehingga menghasilkan kebudayaan baru, namun tidak menghilangkan ciri khas kebudayaan asli masing-masing.
- 45. Perasaan tertarik yang mendalam kepada orang lain berdasarkan rasa kagum atau iba, namun belum disertai tindakan nyata.
- 47. Saluran atau alat yang digunakan untuk menyampaikan pesan dari komunikator kepada komunikan, seperti telepon atau surat.
- 48. Tahapan sosialisasi saat seorang anak kecil mulai pandai meniru peran-peran orang dewasa di sekitarnya saat bermain.
- 50. Perubahan sosial yang terjadi secara lambat, bertahap, dan memerlukan kurun waktu yang sangat lama.
- 51. Hubungan atau pertemuan awal secara fisik maupun non-fisik yang menjadi syarat utama terjadinya interaksi sosial.
- 52. Tindakan meniru perilaku, gaya hidup, penampilan, atau tindakan orang lain secara fisik atau luaran saja.
- 53. Hambatan komunikasi yang terjadi karena adanya perbedaan bahasa, dialek, atau perbedaan penafsiran makna kata.
Down
- 2. Kemampuan mendalam untuk ikut merasakan penderitaan orang lain dan seolah-olah berada di posisi orang tersebut hingga memicu tindakan nyata.
- 4. Pembauran total dua kebudayaan atau lebih yang menghasilkan kebudayaan baru dan menghilangkan ciri khas kebudayaan aslinya.
- 5. Proses interaksi sosial yang mengarah pada perpecahan, pertentangan, persaingan, atau konflik di masyarakat.
- 6. Perubahan sosial yang tidak direncanakan, tidak dikehendaki, serta terjadi di luar jangkauan pengawasan masyarakat.
- 7. Sistem pola perilaku yang terorganisasi dan memiliki struktur untuk memenuhi kebutuhan pokok manusia dalam masyarakat.
- 8. Norma sosial yang memiliki sanksi paling tegas, tertulis, dan ditegakkan langsung oleh aparat penegak hukum negara.
- 10. Lambang, bunyi, atau alat komunikasi paling utama yang digunakan manusia untuk saling bertukar informasi secara lisan.
- 12. Hubungan timbal balik yang dinamis antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, atau kelompok dengan kelompok.
- 14. Cara berkomunikasi tanpa menggunakan kata-kata, melainkan menggunakan gestur tubuh, ekspresi wajah, atau tatapan mata.
- 15. Gagasan, informasi, atau ide yang dialirkan dari pengirim kepada penerima dalam komunikasi.
- 16. Kecenderungan atau keinginan dalam diri seseorang untuk menjadi sama persis atau identik dengan tokoh idolanya.
- 17. Institusi sosial yang mengatur sistem kekuasaan, pemerintahan, undang-undang, serta kedaulatan sebuah wilayah negara.
- 20. Lembaga atau institusi sosial terkecil yang menjadi tempat pertama kalinya seorang anak mendapatkan sosialisasi.
- 21. Proses penyesuaian sosial yang dilakukan untuk meredakan ketegangan, pertentangan, atau konflik antarpihak yang berselisih.
- 22. Proses interaksi sosial yang mengarah pada persatuan, integrasi, atau penyatuan anggota masyarakat.
- 23. Aturan, pedoman, atau tatacara tidak tertulis yang mengikat warga masyarakat dalam bertingkah laku.
- 25. Norma sosial yang mengatur tentang sopan santun, tata krama, dan etiket dalam pergaulan sehari-hari di masyarakat.
- 28. Institusi sosial yang khusus mengurus masalah pemeliharaan kesehatan, pengobatan, serta penyembuhan penyakit masyarakat.
- 30. Gangguan teknis berupa suara bising, sinyal buruk, atau kegaduhan yang dapat menghambat jalannya proses komunikasi.
- 32. Pengaruh psikologis berupa pandangan atau keyakinan yang diberikan seseorang sehingga orang lain mengikutinya tanpa berpikir kritis.
- 33. Proses belajar seorang individu untuk mengenal, menghayati, dan menyesuaikan diri dengan nilai, norma, dan peran sosial di masyarakatnya.
- 36. Proses penyampaian pesan, ide, atau gagasan dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi kesepahaman.
- 37. Sesuatu yang dianggap baik, penting, berharga, dan dicita-citakan oleh kelompok masyarakat.
- 38. Institusi sosial yang mengatur tata cara peribadatan, keyakinan, serta hubungan manusia dengan Sang Pencipta.
- 40. Agen sosialisasi sekunder berupa alat komunikasi massa seperti televisi, surat kabar, radio, dan internet.
- 42. Tanggapan, efek balikan, atau respons yang dikirimkan oleh penerima pesan kembali kepada pengirim pesan.
- 43. Cara berkomunikasi dengan menggunakan kata-kata, baik secara lisan (berbicara) maupun tulisan (membaca/menulis).
- 46. Perubahan sosial yang terjadi secara cepat, mendasar, dan sering kali mengubah sendi-sendi utama kehidupan masyarakat.
- 49. Kemunduran atau arah perubahan sosial yang membawa dampak negatif dan merugikan kehidupan masyarakat.
