TTS IPS BAB 3

123456789101112131415161718192021222324
Across
  1. 3. Keuntungan yang diperoleh negara karena mampu memproduksi barang dengan biaya murah dibandingkan dengan negara lain.
  2. 4. Suatu negara mampu menghasilkan barang dan jasa lebih banyak dengan biaya murah dari pada negara lain.
  3. 5. AFTA
  4. 6. Kebijakan untuk melindungi produk dalam negeri.
  5. 10. Perpindahan penduduk dari satu tempat ke tempat lain.
  6. 13. Proses pertukaran barang dan jasa antara dua negara atau lebih dengan tujuan mendapatkan keuntungan/laba.
  7. 15. Kebijakan pajak atas barang impor dan ekspor.
  8. 16. Perbedaan karakteristis ruang dan sumber daya yang dimiliki pada berbagai negara sehingga setiap negara memiliki keunggulan ekonomi mendorong untuk melakukan mobilitas penduduk.
  9. 18. Kemampuan seseorang untuk melahirkan sesuatu yang baru, baik itu berupa gagasan maupun karya nyata yang relatif berbeda dengan yang ada sebelumnya.
  10. 19. Masuknya barang dari negara lain.
  11. 20. Suatu negara dapat menghasilkan komoditi-komoditi yang lebih efisien dibandingkan dengan negara lain.
  12. 21. Kain bergambar yang pembuatannya secara khusus dengan menuliskan atau menggerakan malam pada kain itu.
  13. 22. Ricardo Tokoh teori keunggulan komparatif "perdagangan internasional terjadi apabila ada perbedaan keunggulan komparatif".
  14. 24. MEA
Down
  1. 1. Kilang paling terakhir dibangun Pertamina dari tujuh kilang yang dimiliki Pertamina.
  2. 2. Kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh, dari dan untuk rakyat di bawah pengawasan pemerintah.
  3. 7. Mengirimkan atau menjual barang ke negara lain.
  4. 8. Seseorang yang mempunyai kemampuan melihat dan menangkap peluang bisnis, mengumpulkan sumber daya yang dibutuhkan guna mengambil keuntungan dan mengambil tindakan yang tepat, serta memastikan keberhasilan.
  5. 9. Proses produk/jasa yang menggunakan kreativitas keterampilan serta bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan kerja melalui penciptaan dan pemanfaatan daya kreasi dan daya cipta individu tersebut.
  6. 11. Kebijakan pemerintak tidak melakukan diskriminasi terhadap ekspor dan impor.
  7. 12. WTO
  8. 14. Pabrik/fasilitas industri yang mengolah minyak mentah menjadi produk petroleum yang bisa langsung digunakan maupun produk produk lain yang menjadi bahan baku bagi industri petrokimia.
  9. 17. Kemampuan suatu negara untuk memproduksi barang atau jasa yang tidak dapat diproduksi oleh negara lain.
  10. 23. Kebijakan untuk membatasi jumlah ekspor dan impor barang dari suatu negara.