TTS Kimia Organik

1234567891011121314151617181920
Across
  1. 3. Jenis pelarut polar (seperti DMSO atau aseton) yang tidak menyolvasi nukleofil secara kuat sehingga mendukung reaksi SN2
  2. 5. Nama inversi atau pembalikan konfigurasi ruang secara sempurna yang terjadi pada stereokimia reaksi SN2
  3. 9. Halangan struktural ruang molekul yang menyebabkan kecepatan reaksi SN2 menurun drastis pada substrat tersier
  4. 10. Tingkatan klasifikasi alkil halida (3°) di mana karbon yang berikatan dengan halogen mengikat tiga gugus alkil lainnya
  5. 12. Klasifikasi alkil halida di mana karbon pembawa atom halogen tidak mengikat atom karbon lain sama sekali
  6. 15. Nama lazim atau sebutan lain untuk senyawa alkil halida
  7. 17. Zat antara (intermediet) bermuatan positif yang terbentuk pada tahap pertama mekanisme reaksi SN1 dan E1
  8. 18. Sifat tahapan reaksi pada mekanisme SN2 dan E2 yang berlangsung seketika tanpa pembentukan zat antara
  9. 19. Posisi atom karbon spesifik yang berikatan langsung dengan karbon ikatan ganda (C=C) pada reaksi radikal bebas
  10. 20. Golongan halida di mana atom halogen terikat pada atom karbon ikatan rangkap dua
Down
  1. 1. Karakteristik laju reaksi pada mekanisme SN2 di mana kecepatan ditentukan oleh konsentrasi substrat dan nukleofil
  2. 2. Reaksi pelepasan atom halogen dari alkil halida yang menghasilkan pembentukan ikatan rangkap
  3. 4. Reaksi kimia penggantian gugus atom halogen oleh sebuah nukleofil
  4. 6. Tipe halida yang halogennya terikat langsung pada cincin aromatis atau benzena
  5. 7. Spesi kimia kaya elektron yang menyerang pusat karbon elektrofilik pada substrat bereaksi
  6. 8. Istilah spesifik untuk reaksi eliminasi alkil halida yang melepaskan satu atom hidrogen dan satu atom halogen
  7. 11. Karakteristik laju reaksi pada mekanisme SN1 dan E1 yang hanya bergantung pada konsentrasi satu substrat
  8. 13. Kelompok unsur pada Golongan VIIA tabel periodik (seperti F, Cl, Br, I) yang menjadi substituen pada haloalkana
  9. 14. Aturan yang memprediksi bahwa produk utama eliminasi adalah alkena yang paling banyak tersubstitusi atau paling stabil
  10. 16. Jenis pelarut polar (seperti air atau alkohol) yang mampu menstabilkan karbokation dan mendukung mekanisme SN1