Across
- 2. Suasana akrab yang dibangun di awal perundingan untuk mencairkan ketegangan.
- 4. Inti dari proses tawar-menawar harga atau persyaratan.
- 6. Sanksi yang disepakati jika salah satu pihak melanggar perjanjian.
- 7. Sikap keras kepala atau tidak mau mengalah dalam perundingan.
- 10. Syarat atau ketentuan tambahan yang tercantum dalam surat perjanjian.
- 12. Tindak lanjut berupa pemantauan setelah kesepakatan negosiasi disetujui.
- 13. Upaya penyelesaian sengketa di luar pengadilan menggunakan teknik negosiasi.
- 14. Bentuk penyajian teks negosiasi yang dikemas dalam bentuk cerita pendek.
- 16. Sikap kooperatif dan terbuka yang ditunjukkan oleh para negosiator.
- 19. Catatan penting yang ditulis selama jalannya proses perundingan berlangsung.
- 23. Nilai tukar uang yang dibayarkan untuk memperoleh suatu barang.
- 24. Keadaan ketika kedua belah pihak mengalami jalan buntu.
- 25. Kalimat yang berisi penolakan secara halus agar tidak menyinggung lawan bicara.
- 27. Kerugian yang mungkin dialami jika negosiasi gagal dimenangkan.
- 30. Kata sapaan hormat yang sering dipakai dalam negosiasi formal selain bapak.
- 33. Suasana perundingan yang tegang atau saling mempertahankan pendapat.
- 34. Perjanjian lisan maupun tertulis yang mengikat pihak-pihak berpekara.
- 36. Bentuk apresiasi atau rasa syukur di bagian penutup negosiasi.
- 39. Pihak ketiga yang membantu mempermudah jalannya proses negosiasi.
- 40. Istilah lain untuk kemacetan total dalam proses perundingan.
- 41. Potongan harga yang diminta pembeli saat melakukan tawar-menawar.
- 42. Hasil keputusan yang diambil secara bersama-sama tanpa pemungutan suara.
- 43. Bagian awal teks negosiasi yang berisi salam pembuka dan sapaan.
- 46. Pihak yang memerlukan barang, jasa, atau solusi atas suatu masalah.
- 47. Pihak atau badan usaha yang menawarkan produk kepada konsumen.
Down
- 1. Bagian struktur saat pihak pembeli/pemohon mengajukan barang atau jasa.
- 3. Sikap berbahasa yang harus diutamakan agar perundingan berjalan damai.
- 5. Proses tawar-menawar untuk mencapai kesepakatan bersama.
- 8. Sifat perundingan yang tidak memihak dan berdasarkan kenyataan.
- 9. Sikap saling menghargai perbedaan pendapat selama perundingan.
- 11. Aspek ekonomi yang sering menjadi objek utama perundingan perdagangan.
- 15. Pihak ketiga yang netral dalam menengahi sengketa perundingan.
- 17. Kata penghubung yang sering dipakai dalam kalimat negosiasi seperti jika.
- 18. Ukuran keberhasilan suatu negosiasi dari tercapainya tingkat kenyamanan bersama.
- 20. Kesepakatan akhir yang telah diterima oleh kedua belah pihak.
- 21. Bentuk penyajian teks negosiasi berupa percakapan langsung antartokoh.
- 22. Perbedaan kepentingan yang menjadi latar belakang diadakannya negosiasi.
- 25. Penyelesaian akhir yang adil dan menguntungkan kedua belah pihak.
- 26. Dokumen tanda bukti sah transaksi jual beli setelah harga disepakati.
- 27. Pertemuan resmi untuk merundingkan suatu persoalan penting.
- 28. Sikap bersedia menurunkan tuntutan demi tercapainya kompromi.
- 29. Sifat bahasa dalam negosiasi yang bertujuan membujuk atau meyakinkan.
- 31. Dokumen resmi tertulis hasil kesepakatan negosiasi bisnis.
- 32. Sifat penawaran harga atau syarat yang masuk akal dan sesuai pasaran.
- 35. Proses mempertemukan dua keinginan yang berbeda agar menjadi selaras.
- 36. Bentuk komunikasi interaktif berupa tanya-jawab timbal balik.
- 37. Perjanjian tertulis yang sah secara hukum hasil dari negosiasi formal.
- 38. Solusi terbaik dalam negosiasi di mana tidak ada pihak yang merasa dirugikan.
- 44. Alasan atau dasar logis yang dikemukakan saat tawar-menawar.
- 45. Bagian akhir teks negosiasi yang ditutup dengan ucapan terima kasih atau salam.
