TTS SEJARAH

123456789101112131415161718192021222324252627
Across
  1. 2. pada tahap ketiga sejarah pengetahuan manusia adalah
  2. 4. manusia hanya percaya dengan adanya satu roh yang mengendalikan alam
  3. 6. pada tahap kedua dalam sejarah pengetahuan disebut
  4. 7. pada tahap teologis ini masyarakat mempercayai adanya ....... yang berasal dari luar alam
  5. 9. kata aufklarung berarti
  6. 10. terjadinya zaman aufklarung ini memberikan sebuah
  7. 11. auguste comte membagi sejarah pengetahuan manusia pada ..... tahap
  8. 12. bentuk pemikiran dalam positivisme ini menekankan bentuk pemikirinnya pada aspek faktual pengetahuan ......
  9. 13. auguste comte ini merupakan ....... utama pada positivisme
  10. 15. manusia menggunakan akalnya untul berpikir secara
  11. 17. landasan penerapan dalam menjabarkan penyatuan faktual disebut
  12. 21. benar tidaknya sebuah pengetahuan tergantung pada
  13. 23. positivisme ini menekankan suatu gerakan pada aspek
  14. 24. auguste comte menyatakan bahwa sebuah kemajuan didasarkan pada ilmu
  15. 27. pengetahuan harus bersifat
Down
  1. 1. positivisme merupakan sebuah aliran
  2. 2. kepercayaan pada dewa-dewa
  3. 3. aufklarung ini sering disebut juga dengan zaman kelanjutan dari zaman
  4. 5. objek dalam sebuah pengetahuan itu harus diamati dan juga ...... secara indrawi
  5. 8. abad pencerahan ditandai dengan optimisme yang tinggi pada kemampuan ........ manusia
  6. 9. kehidupan manusia juga terjadi dibawah hukum sebab akibat dengan segala kondisi dan juga faktor
  7. 13. positivisme ini diyakini sebagai .......... dari sejarah pengetahuan manusia
  8. 14. pada tahap metafisis, manusia mengalami
  9. 16. auguste comte menyebut social statics dengan sebutan
  10. 18. gerakan besar dari eropa pada abad ke 18 masehi adalah
  11. 19. tahap pertama dalam sejarah pengetahuan manusia
  12. 20. sebuah visi yang terbangun dalam proses positivisme
  13. 22. auguste comte menciptakan sebuah ..... berdasarkan dirinya sendiri
  14. 25. aufklarung adalah sebuah gerakan besar yang berasal dari
  15. 26. auguste mengatakan bahwa pengetahuan yang tidak berdasarkan pada fakta-fakta positif dan mendekatinya dengan metode pengetahuan disebut