TTS SEJARAH GILANG

1234567891011121314151617181920
Across
  1. 2. Sikap yang diharapkan penjajah dari rakyat Indonesia, tetapi justru ditolak melalui perlawanan.
  2. 4. Pihak asing yang sempat membantu Belanda dalam upaya merebut kembali Indonesia.
  3. 5. Upaya penyebaran informasi untuk membangkitkan semangat perjuangan rakyat dalam mempertahankan kemerdekaan.
  4. 7. Peran negara ketiga dalam membantu penyelesaian konflik antara Indonesia dan Belanda.
  5. 10. Kerjasama terselubung yang dilakukan penjajah untuk menggagalkan perjuangan Indonesia.
  6. 12. Pemberontakan atau perlawanan terhadap kekuasaan asing dalam mempertahankan kedaulatan.
  7. 14. Cara penjajah mengisolasi suatu wilayah agar tidak mendapat bantuan dari luar.
  8. 16. Gerakan penggalangan sumber daya baik manusia maupun logistik dalam perjuangan melawan penjajah.
  9. 18. Teknik memasukkan agen atau pasukan ke dalam wilayah lawan secara diam-diam.
  10. 19. Taktik diplomasi yang dilakukan untuk menekan lawan tanpa harus menggunakan kekuatan militer secara langsung.
  11. 20. Pernyataan ancaman dari Belanda yang menuntut Indonesia agar tunduk pada keinginannya.
Down
  1. 1. Orang-orang yang dikirim oleh Belanda untuk mengumpulkan informasi atau melemahkan pertahanan dari dalam.
  2. 3. Pidato atau maklumat yang dikeluarkan pemimpin untuk mengajak rakyat bersatu dalam mempertahankan kemerdekaan.
  3. 6. Kondisi kacau yang diharapkan Belanda agar Indonesia gagal mempertahankan kemerdekaan.
  4. 8. Langkah taktis untuk menyelamatkan penduduk atau pasukan ke tempat yang lebih aman saat terjadi serangan.
  5. 9. Upaya Belanda untuk menciptakan kekacauan di Indonesia guna melemahkan persatuan bangsa.
  6. 11. Upaya penjajah untuk melemahkan mental dan semangat juang rakyat Indonesia.
  7. 13. Upaya penghambatan distribusi logistik oleh Belanda untuk melemahkan kekuatan Republik Indonesia.
  8. 15. Strategi perlawanan non-militer yang dilakukan dengan cara menolak menggunakan atau bekerja sama dengan produk/instansi Belanda.
  9. 17. Keterlibatan negara asing dalam urusan Indonesia pasca-kemerdekaan, baik melalui dukungan atau tekanan politik.