Across
- 1. Cara berunding yang bijak untuk menyelesaikan sengketa.
- 3. Ketersediaan keberagaman dalam masyarakat Indonesia.
- 4. Tata kelola isu keberagaman yang berkeadilan.
- 7. Pendidikan untuk menanamkan nilai-nilai toleransi.
- 9. Semboyan persatuan bangsa Indonesia yang berarti berbeda-beda.
- 10. Sistem keamanan lingkungan hasil gotong royong warga.
- 11. Pemberian sukarela untuk korban bencana atau konflik.
- 12. Peran serta warga dalam memajukan lingkungan bersama.
- 19. Tingkat kemajuan kebudayaan nasional.
- 21. Sikap memisahkan diri dari keberagaman sosial.
- 22. Pemberian hak yang sama pada tiap kelompok budaya.
- 23. SITUASI Kondisi darurat tempat gotong royong paling terlihat.
- 24. Sikap terbuka untuk merangkul seluruh elemen masyarakat.
- 25. TARUNA Wadah pemuda di desa untuk kegiatan sosial bersama.
- 26. Kepercayaan warga terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
- 27. Pengawasan sosial untuk mencegah terjadinya konflik.
- 28. Sikap negatif yang berdasar pada prasangka semata.
- 30. Perpaduan dua budaya tanpa menghilangkan ciri aslinya.
- 33. WARGA Wadah kebersamaan di tingkat lingkungan (RW).
- 34. Kata sepakat yang dicapai melalui musyawarah.
- 36. Kesepakatan bersama untuk menjaga perdamaian.
- 37. Prasyarat utama penyelesaian konflik yang bermartabat.
- 40. Pengelompokan manusia berdasarkan ciri-ciri fisik.
- 43. Upaya melibatkan semua orang tanpa terkecuali.
- 46. Kemampuan merasakan apa yang dirasakan orang lain.
- 48. Rasa bersatu dan saling mendukung antarwarga.
- 49. Kelompok sosial dengan kesamaan identitas kebudayaan.
- 50. TRADISIONAL Karya seni lokal pencetus identitas kebhinekaan.
- 51. Pembauran dua budaya yang menghasilkan budaya baru.
- 54. Pembauran hingga menjadi kesatuan yang utuh dan bulat.
- 59. Rasa cinta tanah air yang menjunjung kebinekaan.
- 61. BUDAYA Pemetaan kekayaan keberagaman di wilayah Indonesia.
- 63. Orang yang membantu aksi sosial secara sukarela.
- 64. Pemulihan sarana dan prasarana pasca-konflik.
- 66. BOHONG Hoaks yang berpotensi memicu konflik sosial.
- 69. Perkawinan campuran antar-ras atau suku bangsa.
- 73. TETANGGA Unit masyarakat terkecil wadah gotong royong (RT).
- 75. Aturan atau kebiasaan yang berlaku di suatu daerah.
- 77. Pasangan kata gotong yang bermakna kebersamaan mendalam.
- 80. Kekuatan dan kemampuan sendiri dalam bergotong royong.
- 81. Hubungan dekat antarwarga tanpa memandang suku.
- 83. Pihak yang menderita akibat terjadinya konflik SARA.
- 84. Penyaringan budaya luar yang masuk ke Indonesia.
- 85. Kesatuan utuh yang tidak dapat dipisahkan.
- 88. Masalah global penyulut ketimpangan dan konflik.
- 90. Kegiatan bersama bidang kesehatan di tingkat desa.
- 92. Hal-hal yang menguji ketahanan keberagaman bangsa.
- 93. Kata dalam semboyan negara yang berarti satu.
- 94. Keadaan berbeda-beda dalam satu kesatuan bangsa.
- 96. Bentuk kerja sama lintas kelompok sosial budaya.
- 97. Paham atau gerakan yang menginginkan perubahan drastis.
- 99. Isu-isu internasional yang memengaruhi keberagaman nasional.
- 100. Ancaman dari luar yang mengganggu stabilitas kebinekaan.
- 102. Kegiatan mempererat tali persaudaraan antarwarga.
- 106. Penguasaan sumber daya yang tidak merata penyebeb konflik.
- 108. Kemampuan atau peluang yang dapat dikembangkan dari keberagaman.
- 109. Rasa ketiadaan perbedaan dan kekompakan kelompok.
- 110. ASASI Kebebasan dasar setiap warga yang wajib dihormati.
- 111. Ketaatan masyarakat pada kesepakatan bersama.
- 115. Perilaku hormat dan beradab dalam interaksi antarbudaya.
- 116. Suasana damai dan saling menghargai dalam warga.
- 117. Penilaian prasangka buruk terhadap suatu kelompok tertentu.
- 118. Perbincangan bersama untuk menyamakan persepsi.
- 119. Keterbukaan terhadap variasi latar belakang sosial budaya.
- 120. Rasa takut berlebihan terhadap budaya asing.
- 122. Rasa sepenanggungan sebagai satu bangsa Indonesia.
- 123. Kemunduran kebudayaan akibat kurang interaksi sosial.
- 124. Kunci utama dalam menyikapi dinamika isu global.
- 126. Paham keberagaman budaya yang hidup berdampingan.
- 127. Penanaman nilai kebinekaan dalam jiwa individu.
- 128. Peran aktif masyarakat dalam kegiatan gotong royong.
- 129. Hubungan timbal balik antar-elemen keberagaman.
- 130. Sikap mengutamakan kepentingan orang lain.
- 131. MEDIA Kemampuan menyaring kabar bohong pemecah belah.
- 132. Langkah terencana dalam menangani konflik sosial.
- 133. Penyelesaian sengketa melalui pihak ketiga yang mengikat.
Down
- 2. Langkah pemecahan masalah keberagaman secara berkeadilan.
- 3. Paham yang menerima dan menghargai keberagaman.
- 4. Tanggapan emosional tanpa alasan rasional terhadap kelompok lain.
- 5. Perpindahan penduduk yang mempertemukan keberagaman.
- 6. Keadaan selaras dan serasi dalam keberagaman.
- 8. Kegiatan pemuda untuk memupuk gotong royong.
- 13. Paham kesukuan berlebihan yang merusak persatuan.
- 14. Bentuk kehidupan bersama dengan ikatan batin murni.
- 15. Fasilitas umum yang dirawat bersama lewat gotong royong.
- 16. Paham yang menganggap budayanya paling unggul.
- 17. SOSIAL Kegiatan gotong royong membatu sesama yang membutuhkan.
- 18. Pinggiran atau pengesampingan kelompok tertentu.
- 20. Sikap rela berkorban demi keutuhan bangsa.
- 22. Payung hukum dan pandangan hidup kebhinekaan.
- 28. Upaya meningkatkan kemampuan kelompok masyarakat.
- 29. Pemulihan hubungan baik setelah terjadinya konflik.
- 31. BAKTI Kegiatan gotong royong TNI bersama rakyat.
- 32. Proses tawar-menawar untuk mencapai kesepakatan bersama.
- 35. Sikap saling menghargai dan menghormati perbedaan.
- 38. Perlakuan membeda-bedakan warga berdasarkan latar belakang.
- 39. Proses perubahan menuju pola hidup masyarakat modern.
- 41. Kondisi aman dan damai dalam kehidupan bermasyarakat.
- 42. ADAT Bangunan khas daerah cermin kekayaan budaya.
- 44. Kesepakatan damai dengan saling mengurangi tuntutan.
- 45. Hasil cipta, rasa, dan karsa suatu kelompok manusia.
- 47. Penyelesaian konflik keberagaman lewat pihak ketiga netral.
- 52. Penggabungan kekuatan untuk hasil yang lebih besar.
- 53. Upaya negara menjamin keberadaan suku minoritas.
- 55. Penetrasi budaya asing yang menuntut filter kebinekaan.
- 56. Istilah lain untuk kebudayaan dalam masyarakat.
- 57. Kondisi keberagaman budaya yang menjadi kekayaan bangsa.
- 58. Isu seputar suku, agama, ras, dan antargolongan.
- 60. Keikutsertaan merasakan perasaan orang lain.
- 62. Bintang, rantai, pohon, banteng, padi kapas wadah persatuan.
- 65. Sikap menghormati perbedaan keyakinan dan tradisi.
- 67. HUTAN Aksi gotong royong menjaga kelestarian alam.
- 68. Paham yang memegang teguh hal-hal sejak kecil.
- 70. Sikap mengambil jalan tengah dan tidak ekstrem.
- 71. Kelompok masyarakat yang tinggal di wilayah tertentu.
- 72. Tempat berkumpul warga untuk aksi bantuan bencana.
- 74. Sikap menahan diri untuk menjaga kedamaian bersama.
- 76. Kebiasaan turun-temurun yang masih dijalankan masyarakat.
- 78. BENTENG Ketahanan sosial dari pengaruh buruk globalisasi.
- 79. Forum warga untuk merancang kegiatan bersama.
- 82. Perselisihan atau percekcokan antar kelompok dalam masyarakat.
- 86. Kelompok sosial yang memiliki identitas kebudayaan sama.
- 87. Kearifan setempat yang menjaga kerukunan warga.
- 88. Gerakan menyebarkan pesan damai dan toleransi.
- 89. Kegiatan bersama untuk mencapai tujuan yang sama.
- 91. Paham fanatik kelompok yang mengancam persatuan.
- 95. Usaha mempertemukan keinginan pihak yang berselisih.
- 98. Organisasi wadah penanaman nilai gotong royong.
- 101. Tradisi bekerja bersama untuk kepentingan publik.
- 103. Ciri khas kebudayaan yang dimiliki suatu kelompok.
- 104. Proses mengenalkan nilai gotong royong sejak dini.
- 105. Faktor internal yang menghambat proses integrasi sosial.
- 107. Bentuk kehidupan bersama dengan ikatan lahiriah.
- 108. Pendekatan gotong royong yang melibatkan rakyat.
- 112. Aturan pemerintah yang mendukung kebinekaan.
- 113. Kata dalam semboyan negara yang berarti jua.
- 114. BAKTI Kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan.
- 121. PENGADILAN Institusi resmi penyelesai konflik berkeadilan.
- 125. DIRI Karakter bangsa yang berakar dari gotong royong.
