ZAT ADIKTIF

12345678910111213141516171819
Across
  1. 3. Obat atau zat yang berfungsi untuk meredakan atau menghilangkan rasa nyeri.
  2. 5. Zat atau obat (alamiah maupun sintetis) non-narkotika yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku.
  3. 7. Senyawa organik (etil alkohol/etanol) yang bekerja menekan sistem saraf pusat dan terdapat pada minuman keras.
  4. 10. Tumbuhan budidaya yang menghasilkan bahan narkotika pada bijinya dan mengandung senyawa THC (tetrahydrocannabinol) yang memicu halusinasi.
  5. 12. Senyawa adiktif utama yang terdapat dalam daun tembakau dan rokok, mampu meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah.
  6. 14. Zat psikotropika golongan stimulan buatan (sintetis) berbentuk kristal yang sangat adiktif, umum dikenal sebagai sabu-sabu.
  7. 17. Singkatan dari Narkotika, Psikotropika, dan Bahan Adiktif lainnya.
  8. 18. Sifat dari bahan atau zat yang dapat menimbulkan rasa ketagihan atau ketergantungan bagi penggunanya.
  9. 19. Zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman (sintetis/semisintetis) yang dapat menyebabkan penurunan kesadaran, hilangnya rasa nyeri, dan ketergantungan.
Down
  1. 1. Kelompok zat yang bekerja memperlambat atau menekan aktivitas sistem saraf pusat, sehingga mengurangi rasa cemas dan membuat pengguna merasa tenang atau mengantuk.
  2. 2. (OD): Kondisi ketika tubuh mengalami keracunan akut akibat mengonsumsi zat atau obat melebihi dosis yang mampu ditoleransi oleh tubuh.
  3. 4. Kelompok zat yang dapat merangsang dan meningkatkan aktivitas sistem saraf pusat, membuat pengguna merasa lebih energik dan waspada.
  4. 6. Kelompok zat yang dapat mengubah persepsi dan menyebabkan halusinasi pada penggunanya.
  5. 8. Zat stimulan alami yang ditemukan pada kopi, teh, dan cokelat yang berfungsi meningkatkan kewaspadaan dan mengusir rasa kantuk.
  6. 9. Getah mentah dari buah Papaver somniferum yang menjadi bahan dasar pembuat morfin, kodein, dan heroin.
  7. 11. (Withdrawal Syndrome): Gejala fisik dan mental yang menyiksa, timbul saat seseorang yang mengalami ketergantungan tiba-tiba menghentikan atau mengurangi penggunaan zat adiktif.
  8. 13. Perasaan gembira, gairah, atau senang yang berlebihan dan tidak realistis, sering kali dipicu oleh penggunaan zat psikotropika tertentu.
  9. 15. Jenis alkohol primer yang aman dikonsumsi dalam batasan tertentu (pada minuman beralkohol) namun tetap berpotensi menimbulkan adiksi dan kerusakan organ.
  10. 16. Narkotika golongan I yang diisolasi dari Opium (Papaver somniferum), bekerja sebagai pereda nyeri medis tingkat berat namun berisiko tinggi menyebabkan ketergantungan.